Friday, February 8, 2019

IYALE KALTENG SIAP MELAKSANAKAN KEGIATAN SKALA NASIONAL "EKSPEDISI TAMBUN BUNGAI" YANG DI LAKSANAKAN JULI 2019

Buntoi,05 Februari 2019

Perjalanan ke Buntoi untuk melakukan survei lokasi kegiatan Ekspedisi Tambun Bungai-kalimantan Tengah,dalam kegiatan ini nanti melibatkan seluruh pemuda pemudi Indonesia yang mau mengabdikan dirinya selama kurang lebih 1 Minggu untuk mengabdi di buntoi yang akan di laksanakan pada Juli 2019. kegiatan ini di laksanakan oleh Organisasi Indonesia Youth and Leader Empowement (IYALE)-Regional Kalimantan Tengah...

Buntoi adalah sebuah nama desa dipinggiran Sungai Kahayan, di wilayah kahayan  Hilir, Kabupaten Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah, Indonesia lebih kurang 15 Km dari Ibukota Kabupaten Pulang Pisau. Berdasarkan cerita dari para tokoh masyarakat sebelum menjadi Desa, nama Desa Buntoi sebelumnya adalah bernama "Petak Bahandang" yang artinya Tanah Merah. Disebut dengan tanah merah, karena pada jaman dahulu di tanah Kalimantan terdapat tradisi "Kayau" atau dengan istilah tradisi pemotongan kepala manusia, yang diyakini pada saat itu apabila seseorang telah banyak memotong kepala manusia maka dia akan menyandang sebagai orang yang paling hebat atau sakti. Pada saat itu ceritanya pada malam hari pihak Kayau sedang akan melaku aksi Kayau di Desa Buntoi {saat ini} akan tetapi pihak Kayau sebelum melaksanakan aksi mereka telah dihadang dan dihabisi oleh makhluk gaib penjaga Desa sehingga pada pagi harinya warga menjumpai mayat dan tanah telah dibasahi oleh darah, sehingga Desa ini disebut "Petak Bahandang".          (sumber:https://id.wikipedia.org/wiki/Buntoi,_Kahayan_Hilir,_Pulang_Pisau). 

Kehidupan Masyarakat di sana sudah mulai maju dan berada,perkerjaan penduduk disana,petani,kerja di perusahaan yang dekat dengan kampung mereka, fasilitas kesehatan dan Pendidikan di Desa ini sudah lumayan baik. Kalau kita ke desa ini ada dua jalur yang bias kita lewati yang pertama jalur sungai menggunakan Klotok dan jalur darat yang jalannya agak terdapat kerusakan dan berlubang. Kesejukan dan ketentraman desa ini di lengkapi dengan warganya yang ramah.

di buntoi juga ada beberapa icon wisata yang dapat di kunjungi oleh tamu yang baru datang di pulang pisau .


Gambar 1. Rumah Adat Khas Dayak (Kalimantan Tengah) yang sering kita kenal dengan nama : Huma Betang yang desainnya masih benar-benar sepert Huma betang yang dulu,belum ada perubahan dari penyusunan ini, sekeliling rumah ini juga bersih (sumber foto : Evan D.Musa)







Gambar 2. tempat ini di kenal dengan nama Rumah Bambu yang 80% bahannya terbuat dari bambu mulai dari tiang-tiangnya dan perabotannya , hanya saja dindingnya terbuat dari beton, di tempat ini juga sering di laksanakan kegiatan masyarakat dan ada juga tempat untuk Penginapan, lokasinya bagus dan bersih , tempat ini sering di kunjungi oleh Putra Putri Pariwisata dari berbagai daerah di kalimantan Tengah.
(sumber foto : Evan D.Musa)













Gambar 3. Perjalanan Menuju Desa Buntoi menggunakan jalur sungai (Naik Klotok) kurang lebih 10 Menit kita bisa sampai dari desa buntoi jika menggunakan jalur sungai ini jalur yang paling cepat menuju desa buntoi.
(sumber foto : Evan D.Musa)









keadaan Sekolah yang ada di desa buntoi :














PUSKESMAS PEMBANTU DI DESA BUNTOI













Semoga Kegiatan ini dapat terlaksana dan dapat berdampak Positif bagi masyarakat Buntoi nantinya,(Penulis).


1 comment


EmoticonEmoticon